Jumat, 19 Oktober 2012

Filled Under:

7 Makanan Perusak Gigi


Memiliki gigi yang sehat dan kuat merupakan keinginan setiap orang. Karena gigi ini merupakan organ tubuh yang sangat dibutuhkan dan juga memberikan kesan indah jika gigi itu sehat.

Kita yang menyadari hal tersebut tentunya akan selalu berupaya melakukan pencegahan dari penyakit dan kerusakan gigi. Setiap hal rutin untuk memelihara gigi dan mulut kita lakukan. Seperti menyikat gigi dua kali sehari. Hal ini bisa membantu kita terhindar dari bau mulut, membersihkan sisa makanan yang terjebak di antara gigi, mencegah kerusakan gigi dan dapat membuat gigi jadi putih dan sehat.

Nah, untuk tambahan dalam upaya kita menjaga gigi, berikut ada informasi yang dikutip dari Boldsky tentang beberapa makanan yang dapat membuat gigi jadi rusak, agar kita bisa memperhatikan makanan yang ingin dikonsumsi. Mari kita simak.

1. Keju
Salah satu produk susu yang banyak dikonsumsi orang adalah keju. Makanan ini dapat menempel pada gigi yang bisa menyebabkan gigi jadi rusak dan dan mengakibatkan bau mulut.

2. Coklat
Kita semua suka makan coklat, selain itu coklat juga sangat baik untuk jantung. Tapi rasa manis pada coklat dapat menciptakan bakteri dan kuman yang bisa merusak gigi.

3. Popcorn

Mengunyah popcorn akan terasa nikmat sambil nonton TV atau bioskop. Namun popcorn sangat mudah lengket, sehingga dapat menempel pada gigi. Cara menghilangkannya harus dengan benang gigi.

4. Bumbu-bumbu
Oregano, dan serpih cabai merah adalah rempah-rempah yang buruk untuk gigi. Mereka menempel di antara gigi dan terlihat sangat jelek.

5. Roti
Roti memang jadi makanan terbaik untuk sarapan, namun roti dapat lengket di gigi. Karena sifatnya terlalu kering dan dapat terjebak pada gusi. Apalagi ditambah mentega, semakin cepat merusak gigi.

6. Mie
Mi dapat menempel pada gigi dan bisa mengundang bakteri yang bisa merusak gigi kita.

7. Daging
Serat kecil pada daging dapat tertinggal pada gigi. Pastikan untuk menyikat dan menggunakan benang gigi setelah makan daging.

0 komentar:

Posting Komentar